Kamis, 10 Maret 2011

Teori dan Teknik Tendangan Melengkung

Sapa yang ngak tau tendangan melengkung kang Beckham sapa pun yang melihatnya terkagum-kagum, tendangan kok kayak pisang ngak lurus alias melengkung hehe… kebetulan kang eko juja hobi main bola… pengen bisa main seperti tu tai susah….
kok bisa bola di tendang melengkung ternyata ada rumusnya ni teorinya

Efek bola berputar itu ternyata dikendalikan oleh gaya yang disebut Sentripetal.
Gaya sentripetal adalah gaya eksternal yang dibutuhkan agar sebuah benda dapat bergerak melingkar. Gaya ini bukan merupakan gaya fisis, atau gaya dalam arti sebenarnya, melainkan hanya suatu penamaan atau penggolongan jenis-jenis gaya yang berfungsi membuat benda bergerak melingkar. Bermacam-macam gaya fisis dapat digunakan sebagai gaya sentripetal, antara lain gaya gravitasi, elektrostatik, tegangan tali, gesekan dan lainnya. Istilah gaya sentripetal berasal dari kata bahasa Latin, yaitu centrum (“pusat”) dan petere(“mengarah ke luar”).


sebagai contoh, gambar di atas akan menunjukkan bagaimana kerja bola.


Jika anda menendang bola dari arah A pada titik X, maka bola akan melesat ke arah B dengan arah putaran C. Jika tidak ada efek putaran, maka bola akan melaju lurus. Tapi putaran bola yang keras akan menimbulkan gaya sentripetal dengan rumus :

F = m.a

dimana F (gaya) adalah perkalian massa (m) dan percepatan (a), dimana a di sini adalah kecepatan angular bola yaitu:



v adalah kecepatan bola dan r adalah radius/jari-jari bola.
maka menghasilkan :



Pada saat gaya sentripetal bekerja, arah bola akan dipaksa berbelok ke arah perputaran bola. Maka jika bola berputar ke kiri, bola akan melengkung ke arah kiri, begitu pula jika bola berputar ke kanan, dia akan berbelok ke kanan. Semakin keras putaran bola, efek lengkung paraboliknya akan makin melengkung. Jika seandainya Beckham melakukan tendangan ini di ruang tanpa gravitasi, bola akan bergerak membentuk lintasan lingkaran elips sempurna.

Nah tu teorinya untuk tendangan melengkung….

Tapi prakteknya tidak semudah yang ditulis.
Pertama, teknik semacam ini butuh kekuatan kaki yang hebat. Maka tidak heran kalau pemain yang memiliki tendangan lengkung adalah pemain yang punya tendangan keras.

Kedua, titik hantaman kaki pada bola tidak bisa diprediksi akan berada di mana. Untuk menghasilkan efek putaran yang diinginkan, seorang pemain harus punya naluri dan kecermatan perhitungan, yang dalam hal ini hanya bisa dilatih dengan latihan yang spartan.

YA INTINYA BANYAK LATIHAN…. n jangan bawa kalkulator yah pas main bola… hehehe pas mau nendang itung2 ngan dulu ntar kapan nendang nya…. selamat bermain bola….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar